Jenazah Misgiyanto Ditemukan Tersangkut Pohon Pisang

Purwodadi (BC)-Jenazah korban hanyut bernama Misgiyanto Bin Tono Bakri (34), warga Dusun Kediren RT 01/RW 07, Desa Bagelen, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, akhirnya ditemukan oleh anak-anak yang sedang bermain mengapung di aliran Sungai Bogowonto, masuk Desa Sidoharjo, Kecamatan Purwodadi, Minggu (04/03/2018).

Penemuan korban hanyut yang dinyatakan hilang sejak Jumat sore (02/03/2018) sekitar pukul 17.45 WIB tersebut, ditemukan secara tidak sengaja oleh dua orang anak SMP Negeri 27 Purworejo bernama Wahyu Adisusanto (kelas IX), dan Suyatno (kelas VII), warga Desa Sidoharjo, Kecamatan Purwodadi.

Baca juga: Kakek 80 Tahun Hilang Diduga Hanyut di Sungai Tepus

Minggu pagi (04/03/2018) sekitar pukul 08.00 WIB, kedua anak tersebut sedang asyik bermain di tepi Sungai Bogowonto. Namun secara tidak sengaja keduanya melihat sesosok mayat mengapung. Jenazah Misgiyanto ditemukan tersangkut pohon pisang  dan pepohonan lainnya yang juga ikut tersangkut di sana. Lantas keduanya melaporkan ke warga dekat lokasi penemuan kemudian diteruskan ke Kepala Desa Sidoharjo dan Tim Basarnas, yang sejak pukul 07.00 WIB kembali melakukan pencarian dengan menyisir Sungai Bogowonto.

Proses evakuasi korban hanyut yang tersangkut batang pohon pisang. (Wid)
Proses evakuasi korban hanyut yang tersangkut batang pohon pisang. (Wid)

Penemuan tersebut tepatnya berada di belakang rumah Muslikhudin, warga RT 03/RW 01 Desa Sidoharjo, Kecamatan Purwodadi. Lantas jenazah korban dievakuasi oleh tim gabungan Basarnas Yogyakarta, SAR BPBD Kabupaten Purworejo, Rapi Purworejo, relawan, serta TNI Polri dan dibantu oleh warga masyarakat.

Jenazah korban dievakuasi oleh tim gabungan Basarnas Yogyakarta, SAR BPBD Kabupaten Purworejo, Rapi Purworejo, relawan, serta TNI Polri dan dibantu oleh warga masyarakat. (Wid)
Jenazah korban dievakuasi oleh tim gabungan Basarnas Yogyakarta, SAR BPBD Kabupaten Purworejo, Rapi Purworejo, relawan, serta TNI Polri dan dibantu oleh warga masyarakat. (Wid)

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Bagelen AKP Sarjana, saat dihubungi Bagelen Channel. “Setelah berhasil dievakuasi jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Dr. Tjitrowardojo Purworejo. Barulah jenazah korban diserahkan ke pihak keluarga,” katanya. “Korban ditemukan oleh warga di tepi Sungai Bogowonto tepatnya di Desa Sidoharjo, Kecamatan Purwodadi, berjarak sekitar 4 kilometer dari lokasi kejadian terjatuhnya korban di Dusun Kediren, Desa Bagelen, Kecamatan Bagelen,” imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa korban bernama Misgiyanto Bin Tono Bakri, hanyut dan tenggelam di Sungai Bogowonto saat korban akan mengambil barang yang jatuh ke aliran sungai, Jumat sore (02/03/2018) sekitar pukul 17.45 WIB.

Baca juga: Puluhan Rumah Warga Di Desa Bapangsari Terancam Hanyut Di Sungai

Hanyutnya korban pertama kali diketahui oleh Agung Setyo Widodo (45), Puput Setiya Raharjo (29), dan Yuda Prasetyawan (22) yang sedang memancing di bawah Jembatan Sembir. Ketiganya merupakan warga Dusun Sembir, Desa Bugel, Kecamatan Bagelen.

Kapolsek Bagelen AKP Sarjana. (Wid)
Kapolsek Bagelen AKP Sarjana. (Wid)

Awalnya ketiga saksi melihat seorang laki-laki, yang sedang berteriak-teriak minta tolong karena hanyut. Tubuh korban saat itu terlihat timbul tenggelam di permukaan air aliran Sungai Bogowonto. Selanjutnya ketiga saksi berusaha untuk mendekat ke lokasi, namun korban hanyut, yang kemudian diketahui bernama  Misgiyanto Bin Tono Bakri, sudah dalam kondisi tenggelam di dalam air dan tidak muncul kembali. Setelah itu ketiga saksi melapor ke Mapolsek Bagelen dan Koramil 14/Purwodadi. (Widarto)