Pagi Ini Basarnas Yogyakarta Diterjunkan Cari Korban Hanyut

Bagelen (BC)-Pencarian terhadap korban hanyut atas nama Misgiyanto Bin Tono Bakri (34), warga Dusun Kediren RT 01/RW 07, Desa Bagelen, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, dilanjutkan pagi hari ini, Sabtu (03/03/2018). Pencarian terhadap korban sudah dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan melakukan penyisiran di Sungai Bogowonto, sekitar dugaan jatuhnya korban, sekitar 300 meter sebelah utara Jembatan Sembir, Desa Bugel, Kecamatan Bagelen, hingga lokasi di bawah jembatan.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolsek Bagelen AKP Sarjana, saat ditemui Bagelen Channel di lokasi kejadian. Pada pencarian hari ini melibatkan 25 personil dari Tim Basarnas Yogyakarta, SAR BPBD Kabupaten Purworejo, relawan, serta TNI Polri dan dibantu oleh puluhan warga masyarakat.

Baca juga: Hingga Sabtu Malam Korban Hanyut Belum Ditemukan

“Pencarian terus diupayakan semaksimal mungkin untuk mencari korban. Namun hingga pagi hari ini belum juga diketemukan,” katanya. “Kini sedang dilakukan pencarian setelah diyakinkan daerahnya. Kemudian dilakukan penyisiran ke arah selatan dan sekitar lokasi di bawah Jembatan Sembir. Sebagian tim pencari juga menyisiri sungai dengan menggunakan perahu,” imbuhnya.

Kapolsek Bagelen AKP Sarjana di lokasi kejadian. (Wid)
Kapolsek Bagelen AKP Sarjana di lokasi kejadian. (Wid)

Lebih jauh dijelaskan oleh Kapolsek Bagelen, bahwa korban tidak terpeleset dan jatuh ke aliran sungai. Namun dari hasil penyelidikan polisi, diketahui bahwa korban sengaja menceburkan diri ke sungai untuk mengambil barang yang jatuh ke dalam sungai. “Namun, diduga tidak bisa berenang dan hanyut terbawa arus Sungai Bogowonto yang cukup deras. Sementara itu lokasi kejadian sekitar 300 meter arah utara dari Jembatan Sembir, ikut Desa Bagelen,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa korban bernama Misgiyanto Bin Tono Bakri, hanyut dan tenggelam di Sungai Bogowonto saat korban akan mengambil barang yang jatuh ke aliran sungai, Jumat sore (02/03/2018) sekitar pukul 17.45 WIB.

Hanyutnya korban pertama kali diketahui oleh Agung Setyo Widodo (45), Puput Setiya Raharjo (29), dan Yuda Prasetyawan (22) yang sedang memancing di bawah Jembatan Sembir. Ketiganya merupakan warga Dusun Sembir, Desa Bugel, Kecamatan Bagelen.

Pencarian di bawah Jembatan Sembir. (Wid)
Pencarian di bawah Jembatan Sembir. (Wid)

Awalnya ketiga saksi tadi melihat seorang laki-laki, yang sedang berteriak-teriak minta tolong karena hanyut. Tubuh korban saat itu terlihat timbul tenggelam di permukaan air aliran Sungai Bogowonto. Selanjutnya ketiga saksi berusaha untuk mendekat ke lokasi, namun korban hanyut tadi, yang kemudian diketahui bernama  Misgiyanto Bin Tono Bakri, sudah dalam kondisi tenggelam di dalam air dan tidak muncul kembali. Setelah itu ketiga saksi melapor ke Mapolsek Bagelen dan Koramil 14/Purwodadi.

Pada saat itu juga, terhitung sejak pukul 18.30 WIB, telah dilakukan pencarian terhadap korban oleh warga di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP), namun belum mendapatkan hasil.

Baca juga: Jenazah Misgiyanto Ditemukan Tersangkut Pohon Pisang

Pencarian dilanjutkan pada pukul 20.30 WIB, dibantu oleh Kopka Aebani seorang anggota TNI AL, melakukan pencarian dengan cara menyelam di sekitar lokasi kejadian namun juga belum berhasil. Hingga pencarian terhadap korban dihentikan pada pukul 21.30 WIB. Keluarga korban berharap agar korban segera dapat ditemukan. (Widarto)