Puluhan Tahun Menunggu, Warga Sidomulyo Akhirnya Punya Jembatan Gantung

Purworejo | bagelenchannel.com – Masyarakat Desa Sidomulyo, Kecamatan Purworejo, kini bisa bernapas lega. Setelah menunggu puluhan tahun, akhirnya jembatan gantung penghubung Desa Sidomulyo dengan kelurahan Balidono, Purworejo dapat terwujud.  Relawan asal Swiss, Toni Ruttiman membantu mewujudkan impian masyarakat Sidomulyo. Toni Ruttiman bersama timnya dibantu masyarakat membangun jembatan gantung yang melintas  sungai Bogowonto tersebut. Bahan utama jembatan berupa lempeng baja, pipa dan tali baja didapatkan dari bantuan donatur dari Swiss.

Kepala Desa Sidomulyo, Setyono Hadi saat ditemui mengatakan, keinginan masyarakat untuk memiliki jembatan sebenarnya telah ada sejak lama. Bahkan warga pernah membangun jembatan secara swadaya di dusun itu, namun putus diterjang banjir besar pada tahun 1996.

Pemerintah desa kemudian merapatkan rencana pembangunan jembatan dan mengusulkan kepada perwakilan Toni Ruttimann di Indonesia.

“Kebetulan perwakilan juga warga Purworejo. Kami usul, disurvei dan Toni datang membuat jembatan yang di bangun pada Desember 2017 lalu,” ucapnya.

Untuk bisa mewujudkan pembangunan jembatan itu, akhirnya warga mengumpulkan dana swadaya hingga 200 juta rupiah lalu ditambah Dana Desa 50 juta rupiah untuk menyelesaikan fondasi jembatan.

“Sekarang kalau mau ke kota purworejo sudah tidak lagi memutar jauh lewat tambak, dengan jarak hingga 5 kilometer, namun bisa ditempuh singkat dengan jarak dua kilometer, dengan jalan kaki pun dekat,” ujarnya.

Pihaknya berharap warga bisa merawat secara baik pembangunan jembatan itu dan menjadi aset yang bermanfaat bagi masyarakat bukan saja warga desa Sidomulyo namun masyarakat lain yang menggunakan jembatan itu.

Baca juga: Bupati Resmikan Jembatan Gantung Sidomulyo

Jembatan gantung yang diberi nama Al Ma’mur rabu siang, 21 Maret 2018 diresmikan penggunaanya oleh Bupati Purworejo, H. Agus Bastian, SE, MM. Peresmian jembatan itu  dibarengkan dengan pengajian akbar dalam rangka memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW di desa Sidomulyo. (Widarto)