Pentingnya Mengendalikan Bukan Menghindari Internet

Purworejo | bagelenchannel.com – Pengurus Daerah Persaudaraan Muslimah (Salimah) Purworejo, Jawa Tengah, periode tahun 2018-2023 resmi dilantik. Pelantikan pengurus baru yang diketuai oleh Hj. Tati Hartati, SPd, itu dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Purworejo, baru-baru ini.

Pelantikan dilakukan oleh Pengurus Wilayah Persaudaraan Muslimah (Salimah) Jawa Tengah, Fatia Rahmawati. Dalam pelantikan itu disaksikan langsung oleh Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Purworejo Tuti Medi Priyono dan Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinas Sosial Kabupaten Purworejo Kenik Mujianingsih.

Dalam sambutannya, Pengurus Wilayah Persaudaraan Muslimah (Salimah) Jawa Tengah, Fatia Rahmawati, menyatakan bahwa Salimah adalah organisasi yang mempunyai motto peduli pada perempuan, anak dan keluarga Indonesia.

“Program kerja Salimah ke depan hendaknya bersinergi dengan GOW dan program dari PPPA,” katanya.

Selain pelantikan dalam kegiatan itu juga digelar sebuah talk show dengan mengambil tema Ketahanan Keluarga pada Era Digital. Dalam talk show tersebut mengundang nara sumber dr. Marijati dari Kabupaten Sragen. dr. Marijati dikenal sebagai sosok penerima anugerah Ummi Award pada tahun 2010. Selain aktif sebagai seorang dokter di Klinik Rifda Sragen, ia juga sangat aktif dalam berbagai organisasi.

Dalam acara talk show itu dr. Marijati mengatakan bahwa di masa ini, semua orang berada dalam era digital, era dimana kehidupan masyarakatnya terhubung dengan internet.

“Mau tidak mau, kita berada di masa ini. Hal-hal yang perlu kita lakukan adalah berupaya untuk mengendalikannya, bukan menghindarinya,” ujarnya.

“Sebab banyak hal positif yang bisa didapatkan terutama dalam hal komunikasi. Sementara itu dampak negatifnya antara lain mempengaruhi kesehatan. Dalam era digital saat ini, visi keluarga hendaknya disepakati seluruh anggota keluarga. Ruang diskusi anggota keluarga menjadi salah satu ikhtiar dalam membentuk ketahanan dalam era digital,” imbuhnya.

(Widarto)