Satlantas Polres Purworejo Petakan Daerah Rawan Laka di Daendels

Ngombol | bagelenchannel.com-Antisipasi adanya lonjakan arus lalu lintas menjelang arus mudik dan arus balik lebaran tahun 2018 ini, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Purworejo, Jawa Tengah, melakukan pengecekan daerah-daerah rawan kecelakaan di Jalan Daendels, Selasa (22/05/2018).

Pengecekan tersebut dilakukan oleh anggota Unit Dikyasa dan Unit Laka Satlantas Polres Purworejo. Mereka melakukan pengecekan guna pemetaan daerah rawan kecelakaan di Jalan Daendels wilayah bagian selatan dari Kabupaten Purworejo itu. Daerah rawan kecelakaan itu ditengarai sebagai tempat yang sering terjadi kecelakaan lalu lintas. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Purworejo Iptu Ida Wida Astuti dan Kanit Laka Sat Lantas Polres Purworejo Aiptu Tukul Puji Puriyono, SH, MH.

Hal itu diungkapkan oleh Kasat Lantas AKP Himawan Aji Angga, SH, SIK, melalui  Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Purworejo Iptu Ida Wida Astuti, saat melakukan pengecekan daerah rawan kecelakaan di Jalan Daendels.

Lebih jauh dikatakan oleh Iptu Ida Wida Astuti, bahwa kegiatan itu merupakan salah satu cara, untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas dan memetakan daerah rawan tersebut sebagai bahan evaluasi bagi para petugas. “Mengingat saat ini daerah rawan kecelakaan di wilayah Kabupaten Purworejo, memiliki titik yang cukup banyak. Selain faktor kondisi alam, kondisi jalan yang lurus juga bisa mengakibatkan sopir kehilangan kendali dan mengantuk, sehingga memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas,” katanya.

Pada kesempatan itu Iptu Ida Wida Astuti juga menghimbau kepada seluruh pengguna jalan, agar selalu waspada dan menjaga kecepatan karena ada sebagian jalan yang belum ada lampu penerangnya. “Selain itu pihaknya juga memasang himbauan-himbauan peringatan di daerah-daerah tersebut,” imbuhnya.

“Kami harapkan kepada semua pengguna jalan agar sadar dan mentaati rambu-rambu serta membaca himbauan-himbauan yang sudah terpasang di daerah Jalur Selatan agar tingkat kecelakaan menurun,” pungkasnya. (Eko Mulyanto)