Optimalkan Pengamanan Pilkada Polisi Tidak Boleh Pulang ke Rumah

Banyuurip | bagelenchannel.com – Sekitar 580 personil anggota Polres Purworejo, Jawa Tengah, dikerahkan untuk memberikan keamanan dalam pelaksaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2018. Mereka langsung diperintah melakukan operasi pengamanan Pilkada setelah usai melakukan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran tahun 2018 dalam Operasi Ketupat Candi 2018. Bahkan mereka diperintahkan untuk tidak pulang ke rumah agar bisa fokus dalam mengamankan wilayah tugasnya masing-masing.

“Pengamanan kami fokuskan selama tiga hari ini, yaitu sebelum, pelaksanaan dan setelah pelaksanaan. Mereka saya minta untuk izin tidak pulang tiga hari kepada keluarga di rumah,

” tutur Kapolres Purworejo AKBP Teguh Tri Prasetya, SIK, saat ditemui usai memimpin Gelar Apel Kesiapan Pengamanan Pemilu di halaman Mapolres Purworejo, Senin (25/06/2018).

Dalam pengamanan itu, Polisi telah dibekali tas yang berisi perlengkapan pribadi dan peralatan pengamanan massa. Namun pihak Polres menarik seluruh senjata api yang dipegang pasukan agar tidak dibawa untuk mengamankan jalannya pemilihan.

Kapolres Purworejo AKBP Teguh Tri Prasetya, SIK, pimpin Gelar Apel Kesiapan Pengamanan Pemilu di halaman Mapolres Purworejo. (Wid)

Menurut AKBP Teguh Tri Prasetya, SIK, senjata api tidak dibawa karena polisi datang untuk mengamankan masyarakat. Namun polres tetap menyiapkan peleton penindak bersenjata api ditempatkan di Kutoarjo dan Purworejo.

“Kami akan persuasif dan preventif, namun juga siaga penuh apabila terjadi peristiwa yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Tak hanya personil polisi yang dikerahkan dalam pengamanan itu, Kodim 0708 Purworejo juga telah menerjunkan sekitar 223 personil pasukan untuk membantu mengamankan pemilihan, ditambah sejumlah personil dari Batalyon Armed Magelang.

“Pasukan ini berasal dari jajaran Kodim dan Batalyon Armed Magelang. Mereka kami tempatkan di setiap koramil, karena mereka lebih paham situasi di lapangan,” kata Dandim 0708 Purworejo Letkol. Inf. Muchlis Gasim SH, MSi.

Sementara itu Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti, SH, menambahkan untuk mensukseskan pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo telah mengerahkan total 5.038 personil Linmas, baik di tingkat kecamatan, desa/kelurahan maupun di setiap TPS yang ada.

“Ada 1.729 TPS yang ada di wilayah Kabupaten Purworejo, di setiap TPS kami tempatkan 2 orang Linmas, jadi total ada 3.458 personil Linmas di TPS. adapun di masing-masing kecamatan ada 5 orang dan 3 orang di setiap desa atau kelurahan,” sebutnya.

Dari hasil pengamatan polisi dan TNI, situasi Kabupaten Purworejo hingga saat ini masih aman terkendali. Belum terlihat potensi gangguan keamanan yang dapat mengganggu Kontestasi Pilkada. Namun demikian, petugas menyatakan telah siap dengan menyiapkan pasukan pemukul apabila dibutuhkan untuk memberikan pengamanan, bila terjadi kerusuhan. (Widarto)