Tim Satgas Akan Terus Pantau LPG 3 Kg di Purworejo

Purworejo | bagelenchannel.com – Tim Satgas Pangan Kabupaten Purworejo mengajak kepada para agen dan pangkalan gas LPG 3 kilogram di wilayah Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, untuk bersama-sama komitmen untuk menjaga stabilitas LPG di wilayah Kabupaten Purworejo. Ajakan tersebut untuk menghindari, agar tidak terjadi penyimpangan sekaligus menjaga kelangkaan gas LPG di lapangan. Komitmen itu diwujudkan dalam ikrar janji, yang diucapkan secara bersama-sama di sela-sela acara Rapat Koordinasi Gas LPG Kabupaten Purworejo, belum lama ini.

Rapat, yang digelar di Hotel Plaza Purworejo itu, dihadiri oleh Kasat Reskrim Polres Purworejo AKP Kholid Mawardi, SH, Kabid Perdagangan dan Pasar Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Purworejo Sri Suhartini, Checker Gas Dom Wilayah Eks Karesidenan Kedu Himawan Prabowo, lima agen gas LPG dan ratusan pangkalan gas LPG di wilayah Kabupaten Purworejo.

“Kami dari Satgas Pangan dengan Pemerintah Kabupaten Purworejo, ada komitmen bersama dengan agen dan pangkalan gas LPG 3 kilogram, untuk menanggapi isu-isu, yang mengatakan kelangkaan gas dan kenaikan harga yang mahal di lapangan,” kata AKP Kholid Mawardi, SH, di sela-sela acara.

Satgas Pangan dengan Pemerintah Kabupaten Purworejo pada sebelum dan pelaksanaan Lebaran telah melakukan monitoring lapangan. (Wid)

Lebih jauh dijelaskan bahwa, tim satgas pada sebelum dan pelaksanaan Lebaran telah melakukan monitoring lapangan. Hasilnya tidak ditemukan kelangkaan gas LPG 3 kilogram.

“Kita mengumpulkan para agen dan pangkalan untuk berkomitmen bersama menyalurkan gas LPG 3 kilogram sesuai ketentuan. Dengan HET dari panggkalan yang dijual dengan harga Rp 15.500,00,” lanjutnya.

Menurutnya, isu kelangkaan gas LPG di lapangan tidak terjadi seperti yang diisukan. Masyarakat sendiri dihimbau jangan khawatir lantaran pasokan gas LPG di lapangan selama ini aman, setelah mendapatkan pasokan tambahan dari Pertamina.

Koordinator agen gas LPG 3 kilogram untuk Kabupaten Purworejo Elisabet Prabaningrum, SSi, menyampaikan bahwa selain kenaikan pengguna gas LPG saat Lebaran, mobilitas menjadi kendala bagi para agen yang mengambil gas dari Yogyakarta. Dimana truk pengangkut harus ikut antri bersamaan dengan arus mudik di jalan raya. Sehingga menjadi sedikit tersendat hingga sampai di wilayah Kabupaten Purworejo.

“Masyarakat diharapkan jangan khawatir dan panik, isu kenaikan hanyalah isu saja, sebenarnya cukup adanya gas untuk wilayah Kabupaten Purworejo dan pada bulan ini Pertamina telah  menambah pasokan gas LPG 3 kilogram, sebanyak 17 persen, dari 17.875 menjadi  22.920 tabung gas LPG 3 kilogram,” sebutnya.

(Widarto)