Model Pembelajaran PBL Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA SD

Hakikat IPA adalah kumpulan konsep, prinsip, hukum dan teori yang dibentuk melalui proses kreatif yang sistematis dan dilanjutkan dengan proses observasi secara terus-menerus untuk menyingkap rahasia alam semesta. Tujuan dari IPA itu sendiri yang paling utama adalah menanamkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas karunia-Nya dengan segala ciptaan-Nya di alam semesta ini. Kemudian untuk mengembangkan keterampilan dan kemampuan siswa dalam pemahaman konsep-konsep IPA yang akan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari, mengembangkan keterampilan untuk berpikir kritis dalam memecahkan masalah dan membuat keputusan. Selain itu juga mengajarkan siswa untuk ikut serta memelihara, menjaga dan melestarikan lingkungan sekitar.

Model Pembelajaran PBL atau Problem Based Learning merupakan salah satu dari sekian banyak model pembelajaran yang ada dalam pendidikan. Pengertian dari model pembelajaran Problem Based Learning itu sendiri adalah model pembelajaran yang bercirikan adanya permasalahan nyata yang dihadapkan pada siswa untuk memulai pembelajaran. Permasalahan yang harus dipecahkan oleh siswa tersebut diberikan sebelum siswa mempelajari konsep atau materi yang berkaitan dengan permasalahan tersebut sehingga siswa merasa membutuhkan pengetahuan baru untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Tujuan dari model pembelajaran Problem Based Learning sendiri yaitu untuk mendorong kerjasama antar siswa, melibatkan ranah (kognitif, afektif dan psikomotorik) yang seimbang, dapat dengan jelas mengamati tingkah laku dan cara berkomunikasi antar siswa. Kemudian langkah-langkah dalam model pembelajaran Problem Based Learning meliputi dua fase yaitu orientasi siswa pada masalah dan mengorganisasikan siswa untuk belajar. Pada fase orientasi siswa pada masalah, guru menjelaskan tujuan pembelajaran, menjelaskan perlengkapan penting yang dibutuhkan, memotivasi siswa terlibat pada aktivitas pemecahan masalah yang dipilihnya. Dan pada fase mengorganisasikan siswa untuk belajar, guru membantu siswa mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut.

Melihat dari sekian banyak jurnal yang memuat penelitian mengenai model pembelajaran Problem Based Learning, penerapan model pembelajaran ini dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa secara signifikan. Meningkatnya keterampilan siswa dalam berpikir kritis untuk memecahkan masalah dan secara otomatis timbul rasa ingin tahu bagaimana cara untuk memecahkan suatu masalah dan bagaimana dengan tepat membuat keputusan. Untuk itu, penerapan model pembelajaran Problem Based Learning pada mata pelajaran IPA di Sekolah Dasar dapat dikatakan efektif untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Beberapa kelebihan dari model pembelajaran Problem Based Learning yaitu siswa lebih memahami konsep materi karena siswa siswa sendirilah yang mencari konsep tersebut, melibatkan siswa secara aktif dalam memecahkan masalah sehingga menuntut keterampilan berpikir siswa yang lebih tinggi. Pembelajaran lebih tertanam pada siswa, menjadikan siswa lebih dewasa dengan berinteraksi melalui kerjasama dan komunikasi antar siswa.

Nama : Hindri Larasati
Instansi : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Prodi : PGSD