Efektivitas Media Pembelajaran IPS Dengan Macromedia Flash di SD Selama Pandemi Covid-19

Media merupakan salah satu yang berperan dalam proses kegiatan belajar mengajar, terkhusus dalam pembelajaran IPS di SD. Dengan menggunakan media pembelajaran, diharapkan para siswa bisa lebih memahami mengenai materi yang diajarkan oleh guru. Oleh karena itu, media pembelajaran merupakan hal yang menunjang dalam proses pembelajaran di SD. Pemakaian media pembelajaran dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan minat dan keinginan yang baru, motivasi juga rangsangan kegiatan belajar bahkan membawa pengaruh-pengaruh psikologis terhadap siswa. Seperti yang telah banyak kita temukan bahwa gaya dan media yang digunakan saat proses belajar mengajar yang kurang disukai oleh siswa akan berpengaruh pada tinggi rendahnya minat belajar siswa. Sebagai media pembelajaran IPS, efektivitas media pendidikan diperlukan untuk dalam menumbuhkan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran IPS.

Diversifikasi aplikasi media atau multi media, sangat direkomendasikan dalam proses pembelajaran IPS, misalnya melalui : pengalaman langsung siswa di lingkungan masyarakat; dramatisasi, pameran dan kumpulan benda-benda, televisi dan film, radio recording, gambar, dan foto dalam berbagai ukuran yang sesuai bagi pembelajaran IPS. Media pembelajaran macromedia flash digunakan untuk membuat gambar vektor maupun animasi gambar, Sebelum adanya wabah Covid-19 proses belajar mengajar dilakukan secara tatap muka tetapi, Setelah munculnya wabah Covid-19 di belahan bumi, sistem pendidikan pun mulai mencari suatu inovasi untuk proses kegiatan belajar mengajar. Akibat penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19)  yang kian meluas akhirnya pemerintah memutuskan untuk mewajibkan semua kegiatan pembelajaran dilakukan dari rumah melalui pembelajara jarak jauh. Keputusan ini diambil karena mempertimbangkan  kesehatan  lahir  dan batin  peserta  didik,  pendidik,  kepala  sekolah  dan  seluruh  warga  sekolah  adalah  hal  yang  paling  diutamakan. Terlebih adanya Surat Edaran no. 4 tahun 2020 dari Menteri Pendidikan dan kebudayaan yang menganjurkan seluruh kegiatan di institusi pendidikan harus jaga jarak dan seluruh penyampaian materi akan disampaikan di rumah masing-masing.

Oleh karena itu pada saat pandemi covid-19 seperti ini, Penggunaan teknologi informasi yang berbasis komputer, diharapkan dapat menjadi salah satu cara inovatif dalam penyampaian materi pembelajaran, terutama pada mata pelajaran IPS. Dalam pembuatan media pembelajaran yang berupa software pembelajaran yang cocok dan unggul dalam penyajian. Proses belajar mengajar dilakukan dengan metode Daring yaitu dengan memanfaatkan jaringan online, dan bisa membuat para siswa kreatif menggunakan fasilitas yang ada, seperti menggunakan aplikasi google classrom, macromedia flash, zoom, dan membuat konten dengan memanfaatkan barang-barang di sekitar rumah maupun mengerjakan seluruh kegiatan belajar melalui sistem online. Metode ini sangat cocok diterapkan bagi pelajar yang berada pada kawasan zona merah. Dengan menggunakan metode full daring seperti ini, sistem pembelajaran yang disampaikan akan tetap berlangsung dan seluruh peserta didik tetap berada di rumah masing-masing dalam keadaan aman.

Penulis             : Tri Astuti

Prodi               : PGSD

Semester          : 2 Instansi            : Universitas Muhammadiyah Purworejo