Implementasi Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar

Pembelajaran tematik adalah pembelajaran terpadu dalam bentuk tema yang mengintegrasi beberapa mata pelajaran sehingga materi satu dengan yang lainnya saling berhubungan agar memudahkan siswa. Buku penunjang pada kurikulum KTSP memiliki pembahasan yang lebih lengkap di setiap mata pelajarannya namun pada buku tematik hanya sedikit pembahasannya sehingga dapat membuat siswa menjadi bingung.

Seringkali siswa menghadapi  tugas-tugas yang pembahasannya tidak terdapat pada buku tematik dan harus dikerjakan di rumah. Alhasil orang tua siswa yang mencarinya melalui internet karena keterbatasan materi yang ada di buku tematik. Seharusnya guru memberikan pemahaman dan penjelasan materi secara keseluruhan yang telah diambil dari buku lain atau dari internet yang terpercaya. Orangtua siswa juga merasakan dampak dari pembelajaran tematik ini, dimana saat di rumah anak akan lebih banyak bertanya mengenai kesulitan yang dihadapi saat mengerjakan tugas.

Padahal tidak semua orang tua itu memiliki pendidikan yang tinggi. Begitu banyak masalah yang ditemukan dalam implementasi pembelajaran tematik, maka dari itu perlu adanya sosialisasi dari pemerintah mulai dari guru yang kurang menguasai perubahan kurikulum dan penyesuaian setiap mata pelajaran yang digabung menjadi satu tema karena sebelumnya mata pelajaran tidak digabung dalam satu buku. Akibatnya pembelajaran tidak berjalan dengan semestinya meskipun guru dituntut untuk profesional namun beberapa guru masih belum paham bagaimana cara menyesuaikan perubahan pada kurikulum 2013.

Beberapa solusi yang bisa dilakukan antara lain adanya sosialisasi dari pemerintah melalui sekolah tentang penggunaan buku tema untuk siswa SD agar guru dapat meneruskannya kepada orang tua siswa. Sebaiknya guru memberikan pemahaman dan penjelasan materi secara keseluruhan menggunakan buku pendukung yang lebih lengkap ataupun melalui internet dari sumber terpercaya. Sebelum memberikan materi lebih baik guru membuat desain pembelajaran dan mempersiapkan materi lengkap mengenai hal-hal yang belum ada di buku tematik. Guru juga harus memikirkan metode belajar yang kreatif.

Guru harus bisa memanfaatkan media dari barang yang ada di sekitar untuk bisa menjadi penunjang pembelajaran karena pada kurikulum 2013 ini mengharuskan siswa untuk belajar secara langsung. Salah satunya dengan membuat media edugame. Dimana siswa bermain sambil belajar sehingga pembelajaran akan tetap bisa diterima oleh siswa secara tidak langsung. Dengan demikian, pembelajaran tematik di SD dapat dilakukan sesuai dengan harapan pemerintah karena perkembangan zaman menuntut kita untuk semakin berfikir lebih luas agar tidak tertinggal dengan negara-negara lain. Salah satu jalan perubahannya melalui pendidikan. Pembelajaran tematik perlu mengoptimalkan penggunaan media pembelajaran yang bervariasi sehingga dapat membantu siswa dalam memahami konsep yang abstrak. Media yang digunakan harus mudah digunakan dan dipahami oleh siswa, guru bisa menggunakan lingkungan sekitar sebagai salah satu bentuk media pembelajarannya.

Penulis             : Dyna Ade Rawan Saputri

Prodi               : PGSD

Instansi            : Universitas Muhammadiyah Purworejo