Kamis , Oktober 6 2022
Beranda / Opini / Mengoptimalkan Pembelajaran Daring di Masa Pandemi

Mengoptimalkan Pembelajaran Daring di Masa Pandemi

Masa pandemi sudah berjalan sejak setahun yang lalu disebabkan oleh adanya covid19 mengakibatkan pembelajaran disemua jenjang pendidikan dilaksanakan secara daring sampai sekarang ini. Pembelajaran daring yang biasa digunakan dengan berbagai aplikasi seperti halnya Google Classroom, Google Meeting, Zoom, WhatsApp dan aplikasi lainnya merupakan aplikasi pokok untuk melakukan kegiatan mengajar. Sejak awal banyak pro dan kontra yang ada dalam pembelajaran daring ini.  Pro dengan adanya pembelajaran daring kita dapat mencegah penularan covid19 dan tetap berada di rumah ketika pembelajaran dilaksanakan. Namun kontranya ketika terjadi kendala pada saat pembelajaran daring menyebabkan kurang pahamnya materi yang disampaikan, seperti halnya keterbatasan sinyal yang membuat suara menjadi tidak stabil atau tidak terdengar dan telat mengikuti pembelajaran karena sinyal yang  kurang mendukung. Kendala tersebut menyebabkan pembelajaran yang dilakukan menjadi tidak berjalan sesuai rencana dari siswa sendiri maupun guru.

Kendala yang terjadi dalam pembelajaran terkait pemahaman siswa ketika pembelajaran daring menurut saya dapat diaoptimalkan dengan 3 tahap. Tahap yang dapat mengoptimalkan pembelajaran secara daring yaitu langkah 3M (Menentukan,Melaksanakan dan Mengevaluasi).  Tahap menentukan, pada tahap ini guru menentukan cara atau metode mengajar supaya siswa dapat paham dengan materi yang diajarkan. Yang pertama kali dilakukan adalah memilih aplikasi daring yang sesuai. Kemudian menentukan cara mengajar yang disesuaikan dengan aplikasi yang digunakan. Selanjutnya menganalisis pelaksanaan pembelajaran nantinya jika menggunakan aplikasi dan cara mengajar yang telah ditentukan. Tahap melaksanakan, pada tahap ini proses belajar mengajar dilakukan dengan cara atau metode yang sudah dirancang sebelumnya. Guru melihat respon yang diberikan siswa selama pembelajaran.

Tahap mengevaluasi, tahap ini kita mengevaluasi dengan menanyakan di akhir pembelajaran kepada siswa apakah materi yang telah kita sampaikan dapat diterima dengan baik oleh mereka atau belum. Jika belum kita dapat mengevaluasi masukan masukan dari siswa untuk dapat melakukan pembelajaran yang lebih baik dipertemuan selanjutnya. Tahap-tahap tersebut setidaknya dapat membuat proses pembelajaran yang lebih baik lagi untuk meningkatkan pemahaman siswa terkait materi yang disampaikan oleh guru dengan bantuan aplikasi pembelajaran daring. Namun pembelajaran daring tidak hanya berpedoman pada guru saja, siswa juga ikut membantu proses pembelajaran dengan turut aktif ketika pembelajaran dilaksanakan. Pembelajaran akan berjalan baik jika terjadi interaksi dari guru ke siswa maupun siswa ke guru. Sehingga pembelajaran dengan adanya 2 pihak yang saling berinteraksi satu sama lain membuat pembelajaran berjalan dengan baik sesuai tujuan akhir yang dinginkan di setiap pembelajaran.

Penulis : Tiara Wahyu Nuswantari
Prodi : Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Instansi : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Tentang Tiara Wahyu Nuswantari

Periksa Juga

Kekurangan dan Kelebihan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di SD

Oleh : Ryana Ayu Agus Tiara, Syabrina Nuraini Hidayat, Katya Osylany Pamungkas Pembelajaran   Tatap   Muka   …