Skip to content
Bagelen Channel

Bagelen Channel

Semua Tentang Purworejo | Khas & Inspiratif

Primary Menu
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Oase
  • Home
  • 2026
  • Februari
  • Musrenbang Bagelen 2026 : Infrastruktur Berbasis Lingkungan Jadi Kunci Ekonomi Tahun 2027
  • Berita
  • Kabar Purworejo

Musrenbang Bagelen 2026 : Infrastruktur Berbasis Lingkungan Jadi Kunci Ekonomi Tahun 2027

Bagelen Channel 7 Februari 2026 4 minutes read
WhatsApp Image 2026-02-07 at 10.26.51d

Bagelen | bagelenchannel.com – Pemerintah Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 sebagai fondasi penyusunan kebijakan pembangunan daerah tahun 2027. Dalam forum ini menegaskan komitmen penguatan infrastruktur yang selaras dengan pelestarian lingkungan. Kegiatan strategis ini berlangsung di Aula Kecamatan Bagelen pada Jumat (6/2/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Camat Bagelen, Sigit Kurniawan Saputro, S.S., M.Eng., serta dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) yang meliputi Kapolsek Bagelen AKP Subandi dan Danramil 16 Bagelen Kapten CKE Stepanus S. Turut hadir pula para Kepala Desa se-Kecamatan Bagelen, perwakilan OPD terkait, dan unsur masyarakat lainnya untuk merumuskan skala prioritas pembangunan.

Musrenbang kali ini mengusung tema “Penguatan Infrastruktur Berbasis Lingkungan Sebagai Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Daerah”. Tema ini tercermin dalam 10 usulan prioritas yang didominasi oleh perbaikan akses transportasi dan mitigasi bencana, guna memastikan roda ekonomi masyarakat tidak terhambat oleh kendala fisik wilayah.

Camat Bagelen Sigit Kurniawan Saputro, S.S., M.Eng., menekankan bahwa sinergi antara pembangunan fisik dan penjagaan ekosistem adalah harga mati. Hal ini sejalan dengan kehadiran anggota DPRD Kabupaten Purworejo, yakni Drs. Subeno (PDI Perjuangan), Sutardi S (Golkar), Sigit Apriyanto, S.T. (Demokrat), dan Hj. Nani Astuti, S.Pd. (PKB), yang turut mengawal aspirasi warga tersebut.

Berdasarkan data usulan, sektor infrastruktur jembatan dan penerangan jalan menjadi fokus utama untuk diajukan ke tingkat kabupaten diantaranya pembangunan jembatan strategis, meliputi penggantian jembatan di Desa Tlogokotes (antisipasi banjir), Desa Somorejo (risiko amblas), Desa Semagung (keamanan berkendara), dan Desa Hargorojo (perbaikan plat penyangga).

Kemudian peningkatan akses jalan yakni rehabilitasi jalan di Desa Sokoagung dan Kalirejo sepanjang 2 km, peninggian jalan di Desa Bugel untuk mengatasi limpasan banjir, serta pelebaran jalan di Desa Piji guna mengurangi kecelakaan.

Masalah keamanan di malam hari juga menjadi perhatian serius. Perwakilan warga dari Desa Krendetan, Hargorojo, Sokoagung, Durensari, Soko, Semagung, dan Semono mendesak pengadaan alat Penerangan Jalan Umum (PJU). Kurangnya cahaya di sepanjang ruas jalan kabupaten tersebut dinilai rawan memicu kecelakaan dan tindakan kriminal

Di sisi lain, Musrenbang kali ini juga menyentuh aspek lingkungan hidup. Desa Bapangsari mengajukan program revegetasi lahan kritis sebagai langkah konservasi tanah dan air. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi risiko longsor sekaligus memulihkan lahan agar memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

“Musrenbang ini adalah ruang resmi bagi desa untuk memastikan kebutuhan mendesak mereka terdengar. Seluruh usulan ini akan kami rangkum untuk diteruskan ke tingkat kabupaten,” ujar Camat Bagelen, Sigit Kurniawan Saputro, S.S., M.Eng.

Pada kesempatan itu juga disampaikan program mengenai upaya untuk memerangi stanting di wilayah Kecamatan Bagelen. Upaya penanganan stunting ini menjadi salah satu agenda strategis yang diintegrasikan dalam perencanaan pembangunan daerah. Dalam penanganan stunting dilakukan melalui pendekatan terpadu yang melibatkan berbagai unsur pimpinan di Kecamatan Bagelen.

Selain usulan pembangunan fisik, forum ini juga mencatat aspirasi terkait fasilitas kesehatan seperti relokasi Puskesmas Bagelen dan rehabilitasi Pustu Soko yang berada di bawah koordinasi Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo.

Dalam forum itu juga memunculkan aspirasi dari petani yang disampaikan oleh salah satu peserta dari unsur LSM dan Media bernama Eko Mulyanto dari Desa Somorejo bahwa adanya pembangunan Bendungan Bener yang konon merupakan bendungan terbesar di Asia Tenggara tersebut bisa berdampak positif bagi para petani di wilayah Kecamatan Bagelen.

Dengan adanya Bendungan Bener setidaknya harus ada aliran irigasi yang mengalir hingga sawah-sawah di wilayah Kecamatan Bagelen.

“Mengingat sebagian besar sawah di wilayah Kecamatan Bagelen merupakan sawah tadah hujan yang bisa bercocok tanam hanya mengandalkan curah hujan. Bisa panen 2 kali sudah Alhamdulillah,” katanya.

Sehingga diharapkan keberadaan saluran irigasi Bendungan Bener sampai wilayah Kecamatan Bagelen akan mampu mendongkrak produksi padi dan mensejahterakan perekonomian petani.

“Hal ini, saya rasa tak berlebihan, sesuai dengan arah kebijakan pemerintah pusat yang sedang getol menggenjot produksi padi dan jagung sesuai dengan program ketahanan pangan nasional. Pada kesempatan ini saya menitipkan aspirasi sekaligus harapan petani agar bisa dikawal oleh opd terkait maupun para anggota DPRD yang ikut hadir dalam Musrenbang ini, terwujudnya pembangunan saluran irigasi Bendungan Bener sampai wilayah Kecamatan Bagelen,” imbuhnya.

Musrenbang berfungsi sebagai forum resmi untuk menyaring aspirasi dari tingkat kelurahan/desa. Seluruh usulan ini selanjutnya akan dirangkum dan diteruskan ke Musrenbang tingkat kabupaten untuk dibahas lebih lanjut bersama tim anggaran pemerintah daerah.

Kehadiran aktif seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Bagelen menunjukkan antusiasme lokal dalam mengawal rencana kerja tahun 2027 agar benar-benar berdampak pada kesejahteraan ekonomi berbasis lingkungan di wilayah Purworejo bagian selatan ini.

(Eko Mulyanto)

About the Author

Bagelen Channel

Administrator

Bagelen Channel » Semua Tentang Purworejo | Khas & Inspiratif

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Pemkab Purworejo Dorong Inovasi Digital di Muswil PERMIKOMNAS
Next: Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog Bagi Petani Jagung

Pos Terkait

WhatsApp Image 2026-03-04 at 07.37.28b
  • Berita
  • Kabar Purworejo

Ramadan Penuh Makna, MORAZEN Yogyakarta Hadirkan Sudut Baca di SDN Temon

Bagelen Channel 4 Maret 2026 0
WhatsApp Image 2026-03-04 at 07.25.18
  • Berita
  • Kabar Purworejo

Petualang Reborn Jawara di Ajang Kapolres Purworejo E-Sport Championship 2026

Bagelen Channel 4 Maret 2026 0
WhatsApp Image 2026-03-01 at 23.16.23
  • Berita
  • Kabar Purworejo

Material Tanah Longsor Dibersihkan, Jalan Kabupaten di Sokoagung Kembali Bisa Dilalui

Bagelen Channel 2 Maret 2026 0
  • Redaksi
  • Media Partner
  • Disclaimer
  • Youtube
  • Instagram
  • Facebook
  • Twitter
Bagelen Channel | Copyright ©2025 All rights reserved | MoreNews by AF themes.