Bagelen | bagelenchannel.com – Dalam rangka mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia khususnya di bidang ketahanan pangan, Kapolsek Bagelen AKP Subandi beserta jajarannya turun ke sawah melaksanakan kegiatan penanaman jagung secara serentak di lahan milik Sunaryo di Dusun Krajan, Desa Tlogokotes, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Rabu siang pukul 14.00 WIB, (9/7/2025).
Kegiatan tanam bersama berlangsung serentak secara nasional dimulai pada pukul 14.00 WIB dan dikomando secara langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Penanaman jagung serentak digelar di Grobogan, Jawa Tengah, dalam rangka mendukung Swasembada Pangan 2025. Kegiatan dihadiri oleh Kapolri, Menteri Pertanian, Menteri kehutanan, dan Ketua Komisi 4 DPR RI. Penanaman jagung serentak digelar di Hutan Selo Lestari, Desa Selojari, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Disampaikan oleh Kapolsek Bagelen AKP Subandi, bahwa tanam jagung bersama yang baru saja dilaksanakan ditujukan untuk mendorong tercapainya ketahanan pangan khususnya di wilayah Kecamatan Bagelen. Secara simbolis Polsek Bagelen menanam jagung pada lahan seluas lebih kurang 1.600 meter persegi di Desa Tlogokotes.
“Ini secara simbolis menanam jagung di lahan milik petani seluas 1.600 meter persegi. Sedangkan totalnya seluas 4.600 meter persegi,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan tersebut bisa memotivasi para petani di wilayah Kecamatan Bagelen menjadi lebih bersemangat untuk produktif sehingga mampu mencukupi kebutuhan pangan secara mandiri.

Dalam pelaksanaannya pihak Polsek Bagelen bersinergi dengan Koramil 16 Bagelen, PPL, Pemerintah Desa Tlogokotes, Tokoh Masyarakat, Kelompok Tani dan warga masyarakat setempat.
Selain jajaran Polsek Bagelen, hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Koramil 16 Bagelen, Kepala Desa Tlogokotes Slamet Dwi Sumitro beserta perangkat, PPL Bagelen, Tokoh Masyarakat Uripto dan sejumlah petani setempat. Perwakilan dari berbagai komponen pemerintahan dan masyarakat tersebut secara bersama-sama turun ke lahan untuk menanam jagung.
AKP Subandi menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperluas lahan pertanian produktif di tengah dinamika ekonomi dan iklim yang tidak menentu.
Kegiatan ini juga diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi para petani muda guna memajukan pertanian di daerah dengan memanfaatkan teknologi modern dalam prosesnya. Dengan masa tanam hingga panen sekitar 110 hari, diharapkan hasil panen jagung ke depan dapat mendukung stok pangan lokal dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa.
(Eko Mulyanto)

