Skip to content
Bagelen Channel

Bagelen Channel

Semua Tentang Purworejo | Khas & Inspiratif

Primary Menu
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Oase
  • Home
  • 2025
  • Juli
  • Ribuan Orang Berebut Tumpeng di Pantai Dewa Ruci
  • Berita
  • Kabar Purworejo

Ribuan Orang Berebut Tumpeng di Pantai Dewa Ruci

Bagelen Channel 22 Juli 2025 2 minutes read
Gambar WhatsApp 2025-07-22 pukul 06.55.24_0196592b

Purwodadi | bagelenchannel.com – Sejumlah 60 Gunungan hasil bumi habis diperebutkan masyarakat pada acara sedekah laut Merti Jaladri Nelayan Jatimalang yang berlangsung di kawasan Pantai Dewa Ruci, Desa Jatimalang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Senin (21/07/2025).

Kepala Desa Jatimalang, Suwarto, menyampaikan bahwa kenduri dan Merti Jaladri merupakan salah satu momen penting bagi nelayan Desa Jatimalang atas limpahan rezeki dari laut selama satu tahun. Ia berharap tahun ini nelayan dapat melaut dengan aman.

“Kenduri dan Merti Jaladri ini diadakan setiap tahun, tetapi tahun ini sedikit meriah dikarenakan terdapat 60 gunungan hasil bumi yang akan diperebutkan untuk masyarakat. Dan malamnya akan digelar pagelaran wayang kulit,” jelasnya.

Selain menyajikan tumpeng dan gunungan, nelayan Jatimalang juga melarung ingkung ayam jago jenis Jali sebagai wujud syukur. Sedangkan untuk pagelaran wayang kulit akan digelar semalam suntuk di pinggir Pantai Dewa Ruci.

Sementara itu Wakil Bupati Purworejo, Dion Agasi Setiabudi, S.I.Kom., M.Si., yang hadir menyaksikan dan mengikuti seluruh rangkaian Merti Jaladri menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Purworejo akan terus mendukung pelestarian budaya lokal. Baginya hal ini merupakan bentuk nyata dari penguatan jati diri masyarakat dan mendukung sektor ekonomi kreatif dan pariwisata.

“Penting sekali kita semua ini nguri-uri budaya adiluhung. Merti Jaladri seperti ini belum tentu di semua daerah ada. Untuk itu saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersyukur atas limpahan rezeki dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala ini,” ujarnya.

Dion Agasi Setiabudi, S.I.Kom., M.Si., mengatakan, acara sedekah laut hampir setiap tahun dilaksanakan di beberapa tempat di pesisir Kabupaten Purworejo dan menjadi momen penting bagi nelayan di sana untuk menjaga kearifan lokal.

“Melestarikan warisan budaya lokal harus terus dijaga, supaya anak cucu kita mempunyai jati diri dan rasa bangga. Selain itu menjadi cermin kearifan masyarakat pesisir untuk terus menumbuhkan keselarasan hidup berdampingan dengan alam,” imbuhnya.

Dion Agasi Setiabudi, S.I.Kom., M.Si., juga mengungkapkan kekagumannya akan banyaknya perbedaan kearifan lokal yang ditampilkan oleh masing-masing wilayah, sehingga hal ini menambah khasanah budaya yang ada di Kabupaten Purworejo.

“Tentunya semua kegiatan dilaksanakan untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT. Setiap daerah mempunyai ketertarikannya sendiri yang akhirnya menambah khasanah. Seperti barusan, yang dilarung ayam hidup dan gunungan hasil bumi diperebutkan,” pungkasnya.

(Eko Mulyanto)

About the Author

Bagelen Channel

Administrator

Bagelen Channel » Semua Tentang Purworejo | Khas & Inspiratif

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Run Your Vibes, Menuju Hidup Sehat Sambil Menikmati Heritage Kota Purworejo
Next: 494 Kades/Lurah se-Purworejo, Ikuti Launching Kopdes Merah Putih di Klaten

Pos Terkait

WhatsApp Image 2026-02-14 at 14.51.51
  • Berita
  • Kabar Purworejo

Pemkab Purworejo Dukung Percepatan Pembangunan Kantor Imigrasi Purworejo

Bagelen Channel 14 Februari 2026 0
WhatsApp Image 2026-02-14 at 14.51.00
  • Berita
  • Kabar Purworejo

Ziarah Makam Pendiri Purworejo, Sekda Kenang Jasa dan Teladani Perjuangannya

Bagelen Channel 14 Februari 2026 0
WhatsApp Image 2026-02-14 at 14.49.57
  • Berita
  • Kabar Purworejo

Bupati Tekankan Pentingnya Transparansi di RAT ke-42 KPRI Prasaja Purworejo

Bagelen Channel 14 Februari 2026 0
  • Redaksi
  • Media Partner
  • Disclaimer
  • Youtube
  • Instagram
  • Facebook
  • Twitter
Bagelen Channel | Copyright ©2025 All rights reserved | MoreNews by AF themes.