Purworejo | bagelenchannel.com – Wakil Bupati Purworejo, Dion Agasi Setiabudi, S.I.Kom., M.Si., mendorong mahasiswa untuk aktif meningkatkan kompetensi dan relasi serta adaptif dengan tantangan zaman. Hal ini disampaikannya saat menjadi narasumber kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR), di Auditorium Kasman Singodimejo, Purworejo, Jawa Tengah, Senin (15/9/2025).
“Ketika kuliah kita harus memperkuat mindset, yaitu mencari kompetensi dan relasi. Kompetensi menjadi penting karena perubahan dunia berjalan begitu cepat. Kita dituntut untuk berpikir kritis, agar mampu beradaptasi dan bertahan menghadapi berbagai tantangan,” tegas Dion Agasi Setiabudi, S.I.Kom., M.Si., di depan 1.132 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Purworejo.

Lebih lanjut, Dion Agasi Setiabudi, S.I.Kom., M.Si., menekankan bahwa Indonesia saat ini tidak kekurangan orang pintar, melainkan kekurangan orang yang berintegritas. Karena itu, ia menegaskan bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut mengejar Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), tetapi juga harus membangun integritas sejak dini.
Pada kesempatan tersebut, Dion Agasi Setiabudi, S.I.Kom., M.Si., juga mengingatkan tentang tantangan besar di era digital, khususnya di tengah maraknya perang gagasan dan persepsi yang berkembang melalui media sosial.
“Hari ini kita memasuki era neocortex warfare, yaitu peperangan tanpa kekerasan, melainkan perang gagasan dan pemikiran. Di media sosial, kebenaran sering kali hanya berdasarkan persepsi. Karena itu, saya berpesan kepada seluruh mahasiswa untuk selalu berpikir kritis agar mampu membedakan mana yang benar, salah, maupun palsu,” jelasnya.

Dion Agasi Setiabudi, S.I.Kom., M.Si., juga mengajak seluruh mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Purworejo untuk menjadikan masa kuliah sebagai ruang pengembangan diri secara utuh, dengan kompetensi, relasi, dan integritas sebagai bekal utama menghadapi masa depan.
(Eko Mulyanto)

