Kutoarjo | bagelenchannel.com – Sekitar 2.500 peserta turut memeriahkan Gebyar Milad Muhammadiyah ke-113 yang digelar Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kutoarjo di Komplek Gedung Dakwah Muhammadiyah Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Rangkaian acara berlangsung meriah dan penuh kebersamaan dengan berbagai agenda yang melibatkan pimpinan, jamaah, simpatisan, hingga Amal Usaha Muhammadiyah dan `Aisyiyah.
Perayaan milad dimulai dengan Upacara Apel Milad Muhammadiyah, yang diselenggarakan di dua lokasi, yakni Halaman SMP Muhammadiyah Kutoarjo dan Halaman SMA Muhammadiyah Kutoarjo pada hari Selasa, tanggal 18 November 2025. Kegiatan berlanjut pada hari Sabtu, tanggal 22 November 2025 dengan Jalan Sehat dan Pawai Ta’aruf yang dipusatkan di Komplek Gedung Dakwah Muhammadiyah Kutoarjo hingga Masjid Darussalam Kutoarjo.
Ketua PCM Kutoarjo, H. Moh. Mansur, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.
“Alhamdulillah acara berjalan lancar,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa milad tahun ini tidak hanya menjadi momen syukur, akan tetapi juga momentum memperkuat konsolidasi internal.
Menurutnya, konsolidasi antara pimpinan dan jamaah sangat penting mengingat berbagai upaya pengembangan amal usaha sedang dilakukan.
“Kami sedang berjuang memajukan Amal Usaha Muhammadiyah, baik di bidang pendidikan seperti SLB, SD, SMP, SMA, maupun di bidang kesehatan, yakni PKU yang akan ditingkatkan menjadi rumah sakit,” jelas Mansur.
Selain itu, ia juga menegaskan pentingnya penggalangan dukungan untuk rehabilitasi beberapa sekolah dan peningkatan pemberdayaan ranting Muhammadiyah. “Semua ini demi memajukan kesejahteraan bangsa,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Purworejo, H. Amad Darusman, menilai kegiatan ini menjadi wadah yang menyatukan seluruh unsur organisasi.
“Acara ini mengumpulkan semua pimpinan, jamaah, simpatisan, Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), Amal Usaha `Aisyiyah (AUA), ortom, majelis, dan lembaga,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini memberikan nilai strategis bagi penguatan gerakan persyarikatan.
“Ini menjadi ruang penguatan dan pencerahan bagi semua, sehingga semakin semangat dalam ber-Muhammadiyah,” kata Amad.
Suasana semakin meriah dengan berbagai penampilan seni dari siswa-siswi amal usaha Muhammadiyah dan `Aisyiyah Kutoarjo. Mereka menyuguhkan tari, apresiasi puisi, solo vokal, dan sejumlah pertunjukan lainnya. Selain itu, puluhan pelaku UMKM dari jamaah turut meramaikan acara dengan berbagai jenis kuliner dan produk kreatif, menambah semarak perayaan milad tahun ini.
Gebyar Milad Muhammadiyah ke-113 PCM Kutoarjo tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga ruang silaturahmi, pemberdayaan, serta penguatan semangat berkemajuan di lingkungan Muhammadiyah Kutoarjo.
(Akhmad Maulidin Musdani/Eko Mulyanto)

