Skip to content
Bagelen Channel

Bagelen Channel

Semua Tentang Purworejo | Khas & Inspiratif

Primary Menu
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Oase
  • Home
  • 2025
  • Desember
  • Menko Bidang Pangan Tinjau Irigasi dan Serap Aspirasi Petani melalui Rembuk Tani di Purworejo
  • Berita
  • Kabar Purworejo

Menko Bidang Pangan Tinjau Irigasi dan Serap Aspirasi Petani melalui Rembuk Tani di Purworejo

Bagelen Channel 26 Desember 2025 2 minutes read
WhatsApp Image 2025-12-26 at 07.42.07

Purworejo | bagelenchannel.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan RI meninjau Bendung Irigasi Siwatu di Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Selasa (23/12/2025), untuk memastikan kelancaran sistem irigasi sebagai faktor pendukung utama produktivitas pertanian.

Bendung Irigasi Siwatu melayani area pertanian seluas 960 hektare dan saat ini tengah direhabilitasi sesuai Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025, dengan total anggaran mencapai Rp 1,9 Miliar.

Pengelolaan irigasi dilakukan secara terintegrasi oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak, Kementerian PU, dan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Tani Agung, mulai dari perencanaan, operasi, pemeliharaan, hingga distribusi air ke tingkat petani.

Pada hari yang sama, Menko Bidang Pangan juga menghadiri Rembuk Tani di Dusun XI Tunggulrejo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, sebagai forum dialog antara pemerintah dan petani untuk menyerap aspirasi terkait pupuk, benih, serta distribusi hasil panen dalam rangka mendukung swasembada pangan nasional.

Kegiatan tersebut disambut antusias oleh petani setempat. Salah satunya Suparjo, petani sekaligus Kepala Desa Roworejo, yang menyampaikan apresiasi atas respons cepat pemerintah terhadap keluhan petani, khususnya terkait pendistribusian pupuk.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Zulkifli Hasan. Usulan dan keluhan kami soal distribusi pupuk ditanggapi langsung dengan adanya penyederhanaan regulasi,” ujar Suparjo.

Pemerintah telah menyederhanakan regulasi pupuk bersubsidi yang sebelumnya berlapis dan sulit diterapkan.

Selain itu, sejak 22 Oktober 2025, pemerintah menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sebesar 20 persen untuk empat jenis pupuk, yaitu Urea, NPK, NPK Formula Khusus, dan pupuk Organik, guna menekan biaya produksi, meningkatkan akses pupuk, serta mendorong kesejahteraan petani.

(Eko Mulyanto)

About the Author

Bagelen Channel

Administrator

Bagelen Channel » Semua Tentang Purworejo | Khas & Inspiratif

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Pemkab Purworejo Serius Dorong Prestasi Olahraga yang Berdaya Saing
Next: Menko Pangan dan Menteri KKP Tinjau Progres Kampung Nelayan Merah Putih di Purworejo

Pos Terkait

f8a6662a-9108-455a-bfd7-4942d09f8880
  • Berita
  • Kabar Purworejo

Pelarian RDA Berakhir di Tangan Polisi, Topi Hitam Tertinggal di Atap Rumah

Bagelen Channel 21 Mei 2026 0
WhatsApp Image 2026-05-21 at 08.05.57
  • Berita
  • Kabar Purworejo

Terima Hibah Rampasan KPK Senilai Rp 1,9 Miliar, Pemkab Purworejo Siap Manfaatkan untuk Dukung Layanan Publik

Bagelen Channel 21 Mei 2026 0
WhatsApp Image 2026-05-21 at 07.59.42 (1)
  • Berita
  • Kabar Purworejo

Panen Jagung Serentak Polres Purworejo, Dipusatkan di Grabag

Bagelen Channel 21 Mei 2026 0
  • Redaksi
  • Media Partner
  • Disclaimer
  • Youtube
  • Instagram
  • Facebook
  • Twitter
Bagelen Channel | Copyright ©2026 All rights reserved | MoreNews by AF themes.