Purwodadi | bagelenchannel.com – Kwartir Ranting (Kwarran) Purwodadi membagikan ratusan paket takjil kepada para pengguna jalan yang melintas, di depan KPRI Merata Purwodadi, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, pada Jumat (27/2/2026).
Kegiatan sosial yang menjadi agenda rutin setiap bulan Ramadhan ini kembali digelar dengan antusiasme yang tinggi. Sebanyak 800 porsi paket takjil habis dibagikan hanya dalam waktu 30 menit, mulai pukul 17.00 hingga 17.30 WIB.
Sedikitnya 12 anggota Kwarran Purwodadi bahu-membahu membagikan paket makanan. Tak hanya anggota pramuka, kegiatan ini juga dihadiri dan didukung penuh oleh Pengawas Sekolah Wilcambidik Purwodadi.
Untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas dan keamanan di lokasi, sejumlah personel dari Kepolisian Sektor Purwodadi serta Koramil Purwodadi turut mendampingi. Sinergi lintas sektoral ini memastikan pembagian takjil berjalan kondusif meski arus kendaraan cukup padat.
Ketua Kwarran Purwodadi, Retno Asih Suminiati, menjelaskan bahwa seluruh pendanaan kegiatan ini berasal dari sumbangan sukarela para anggota Kwaran. Hal ini menunjukkan soliditas dan rasa kepedulian yang tinggi dari internal organisasi terhadap sesama.
“Kami berharap kegiatan ini bisa terus dilaksanakan kedepannya dan secara resmi menjadi program tahunan tetap dari Kwarran Purwodadi. Ini bukan sekadar membagi makanan, tapi juga bentuk pengabdian pramuka kepada masyarakat,” ujar Retno Asih Suminiati di sela-sela kegiatan.

Lokasi pembagian di depan KPRI Merata tergolong strategis, mengingat jalur tersebut merupakan titik lalu lalang warga yang pulang kerja maupun pelancong yang melintas. Para pejalan kaki dan pengendara motor terlihat antusias menerima paket yang diberikan.
“Sangat terbantu, apalagi buat saya yang masih di jalan saat jam buka tiba. Gerakan seperti ini sangat positif dan menyejukkan di bulan puasa,” kata Kurniawan (34), salah seorang pengendara motor yang melintas.
Melalui aksi ini, Kwarran Purwodadi ingin menegaskan kembali nilai-nilai Dasa Dharma Pramuka, khususnya poin kedua yakni cinta alam dan kasih sayang sesama manusia, yang diwujudkan dalam aksi nyata di tengah masyarakat.
(Eko Mulyanto)

