Seniman Mural Yogyakarta dan Australia Lukis Tembok Warga

Bagelen | bagelenchannel.com – Dalam rangka untuk turut serta menyambut kunjungan wisata Romansa Purworejo Tahun 2020, Desa Krendetan dan Desa Bagelen, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, terus berbenah guna menyiapkan desa tersebut sebagai obyek wisata alternatif.

Setelah beberapa waktu lalu Desa Krendetan sudah mampu mendatangkan sejumlah wisatawan dari luar negeri untuk berkunjung ke sana, namun tak menyurutkan semangat mereka untuk terus bersolek mempercantik diri dan menambah obyek baru guna menarik wisatawan berkunjung. Salah satunya melalui kegiatan melukis mural di tembok-tombok rumah warga.

Seniman mural asal Australia ikut mempercantik suasana Desa Krendetan melalui lukisannya (wid)

 

Tak tanggung-tanggung untuk melukisnya mereka mengundang para seniman mural asal Kota Gudeg Yogyakarta dan seniman mural mancanegara asal Negeri Kanguru Australia, baru-baru ini. Kegiatan yang diprakarsai oleh Sanggar Aswahita Krendetan itu bisa terlaksana atas kerjasama yang terjalin baik dengan Komunitas VIAVIA Yogyakarta.

Menurut Penuturan Ketua Sanggar Aswahita Krendetan Toetwury Trisilowaty, bahwa kegiatan itu bertujuan untuk mengenalkan potensi Desa Krendetan serta mempercantik suasana desa.

“Dengan melukis mural di tembok-tembok rumah warga diharapkan hal itu akan menjadi penanda serta ciri khas Desa Wisata Krendetan. Selain mempercantik wajah kampung para pengunjung bisa melakukan foto-foto bersama maupun selfie-selfie dengan latar belakang lukisan mural tadi,” katanya.

“Ini merupakan langkah konkrit kami dalam menyambut program pemerintah Romansa Purworejo Tahun 2020. Kami juga telah lama menjalin kerjasama yang baik dengan VIAVIA Yogyakarta yang sering membawa tamu asing ke Desa Krendetan,” tambahnya.

Sebelum melukis, rombongan seniman datang ke Krendetan dan Bagelen untuk observasi. Mereka melihat titik yang akan digambar dan konsep lukisan yang akan dibuat. Tema lukisan adalah berbagai potensi alam dan budaya yang ada di wilayah Bagelen.

Setelah hal itu dikomunikasikan dengan pemerintah desa serta warga masyarakat setempat mereka mau menerima konsep yang ditawarkan.

“Sehingga kami bisa diterima di tengah masyarakat dan mereka dengan sukarela mengizinkan temboknya untuk dilukis mural. Sehingga kami yakin ke depan Desa Krendetan akan mampu menjadi desa wisata alternatif dengan konsep berbeda dengan berbagai obyek wisata yang kini telah ada. Dengan demikian para wisatawan akan tertarik untuk berkunjung,” tandasnya.

Pihaknya bersama karang taruna serta beberapa komunitas Bagelen, menawarkan berbagai konsep wisata dengan tema Ayo Dolan Menyang Krendetan lan Bagelen. Berbagai destinasi yang ditawarkan meliputi wisata alam, kuliner desa, religi, pendidikan dan kesenian, yang kesemuanya diambil dari segenap potensi yang ada di daerah tersebut.

Baca juga: Ada Turis Jerman Lho di Gelaran Tradisi Tawu Beji Semawung

Sementara itu seorang seniman mural asal Australia bernama Carla berharap agar warga masyarakat tetap mampu mempertahankan tradisi dan budaya mereka di tengah derasnya gerusan modernisasi jaman. Hal itu dicurahkannya dalam sebuah lukisan mural berupa topeng-topeng, sebagai simbol penangkis untuk tetap mempertahankan adat, tradisi dan budaya mereka yang unik serta menjadi daya tarik wisatawan utamanya dari mancanegara. (Widarto)

 

Lihat Video: