Penerapan Pendekatan-Pendekatan Pembelajaran IPA di SD

Strategi pembelajaran melalui pendekatan kontekstual dengan cooperative learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Rendahnya hasil belajar ini diduga karena pendekatan pembelajaran yang digunakan oleh guru pada proses pembelajaran  sangat kurang tepat dan pengelolaan  kegiatan  pembelajaran yang masih belum dapat membangkitkan  motivasi belajar siswa secara optimal. Setelah ditetapkan untuk menerapkan pendekatan pembelajaran kontekstual untuk meningkatkan pemecahan masalah siswa maka kegiatan selanjutnya menyiapkan beberapa hal yang diperlukan selama pelaksanaan tindakan. Penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual seperti yang dilakukan dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa.

Melalui kegiatan observasi di lingkungan sekitar sekolah diharapka siswa memperoleh pengetahuan berdasarkan kegiatan yang mereka lakukan sendiri sehingga siswa tidak hanya cenderung menghafal semua materi yang telah diajarkan, tetapi siswa dapat lebih memahami konsep mengenai makanan dan hubungannya dengan kesehatan dan menerapkannya dalam menyelasaikan soal-soal yang berkaitan dengan materi makanan dan hubungannaya dengan ksesehatan.

Pembelajaran yang terjadi saat ini sudah semakin meningkat, materi yang diajarkan semakin sulit, cara mengajar guru masih konvensional, kurangnya media dan fasilitas pembelajaran terutama dalam pembelajaran IPA yang membutuhkan pemahaman secara konkret. Untuk itu guru perlu malakukan inovasi dalam pembelajaran salah satunya menggunakan Pendekatan Lingkungan Alam Sekitar yang dapat digunakan pada pelajaran IPA.

Keberhasilan guru menggunakan Pendekatan Keterampilan Proses dalam pembelajaran konsep pernapasan pada tumbuhan pemahaman siswa selama proses dan hasil belajar. Dalam pelaksanaan tindakan pembelajaran, peneliti bertindak sebagai pengamat pengajar dan guru kelas bersama teman sejawat yang melakukan kegiatan observasi.

Berdasarkan deskripsi hasil pelaksanaan penelitian didapatkan bahwa hasil dari prosespembelajaran dalam meningkatkan keterampilan membuat makanan praline isi kacang tanah melalui pendekatan keterampilan proses bagi anak tunarungu berjalan sesuai rencana dan berjalan dengan baik. Perencanaan pembelajaran merupakan suatu proses penentu rencana dalam kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan secara terpadu dan sistematis.

Perencanaan yang dibuat dituangkan ke dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Pendekatan saintifik digunakan oleh guru karena pada kurikulum 2013 sudah jelas bahwa pembelajarannya merupakan pembelajaran tematik terpadu dengan menggunakan pendekatan saintifik. Pelaksanaan pembelajaran tematik terpadu yang guru lakukan yaitu menggunakan pendekatan saintifik.

Hasil wawancara yang ditampilkan sesuai dengan petunjuk wawancara yang berkaitan dengan kegiatan pembelajaran tematik. Petunjuk wawancara yang dipilih yaitu wawancara guru mengenai pemahaman, persiapan, kesulitan yang dialami, dan cara mengatasi kesulitan dalam pembelajaran tematik.

Salah satu pendekatan pembelajaran yang bisa meningkatkan kemandirian belajar siswa adalah pendekatan scientific. Penelitian ini adalah penelitian dengan jenis penelitian tindakan kelas. Pembelajaran dengan pendekatan scientific yang dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa terdiri dari 5 langkah atau 5M, yaitu: (1) Mengamati, (2) Menanya, (3) Mengasosiasi, (4) Mengumpulkan informasi dan, (5) Mengomunikasikan, yang mampu meningkatkan kemandirian belajar siswa. Pelaksanaan Kurikulum 2013 menuntut keaktifan siswa dalam berfikir ilmiah selama proses pembelajaran. Salah satu indikator keaktifan siswa dalam pembelajaran dapat diamati melalui tingginya intensitas siswa dalam bertanya maupun mengemukakan pendapat. Penerapan pendekatan saintifik dapat meningkatkan keterampilan bertanya siswa yang akan berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar siswa atau membuat siswa yang kurang bekerjasama dalam berdiskusi dan pasif menjadi aktif.

Nama : Aizah Ayuningwulan
Prodi : PGSD
Instansi : Universitas Muhammadiyah Purworejo