Problematika Guru Dalam Pengembangan Media Pada Pembelajaran Tematik

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 67 Tahun 2013 menegaskan bahwa Kurikulum 2013 untuk sekolah dasar didesain dengan menggunakan pembelajaran tematik. Desain tersebut diberlakukan dari kelas 1 sampai dengan kelas 6. Pembelajaran tematik adalah pembelajaran yang dirancang berdasarkan tema yang isi penjelasannya ditinjau dari berbagai mata pelajaran. Penerapan pembelajaran tematik yang didasarkan pada sebuah tema akan memudahkan siswa dalam memahami sebuah konsep, karena hanya mempelajari satu tema dari beberapa mata pembelajaran yang diajarkan.

Undang-Undang  Nomor  20  Tahun  2003 tentang  Sistem  Pendidikan  Nasional  bertujuan untuk  mengembangkan  potensi  peserta  didik menjadi  insan  kreatif,  inovatif,  mandiri,  demokratis  dan  bertanggung  jawab. Berdasarkan paparan tersebut dengan menggunakan pembelajaran tematik diharapkan dapat mewujudkan pendidikan yang berfungsi untuk mengembangkan kemampuan peserta didik. Kemampuan anak dapat dilihat berdasarkan perkembangan kognitifnya. Perkembangan kognitif pada anak SD dengan rentan usia 7-11 tahun, yaitu anak memiliki pemikiran operasional konkret. Operasional konkret merupakan kondisi dimana anak mampu berfikir logis terhadap sesuatu yang konkret.

Berdasarkan paparan tersebut menurut saya, pembelajaran yang dilaksanakan harus disesuaikan dengan kemampuan berfikir konkret pada anak SD. Metode pembelajaran yang tepat untuk anak SD salah satunya dengan bantuan media pembelajaran, baik media pembelajaran berbasis android, media edugame, maupun media berbasis kearifan lokal, dan lain-lain. Penggunaan media pembelajaran tidak hanya memudahkan guru dalam menyampaikan materi namun juga dapat mempermudah siswa dalam memahaminya. Realita dilapangan yang terjadi masih jarang pendidik yang menggunakan media pembelajaran untuk menunjang proses belajar mengajar. Alasan pendidik yang tidak menggunakan media yaitu kebanyakan pendidik tidak meliliki waktu yang lebih (cenderung malas) untuk membuatan media, pendidik belum mampu menuangkan berbagai mata pelajaran dalam satu media. Jika dalam penyampaian metari hanya dengan metode yang biasa seperti ceramah, dikhawatirkan peserta didik tidak maksimal dalam penerimaan materi. Salah satu solusi yang dapat digunakan yaitu pemerintah menyiapkan media yang dapat digunakan pendidik untuk proses pembelajaran dikelas.

Penulis : Dwi Nur Aisyah

Prodi   : Pendidikan Guru Sekolah Dasar Instansi : Universitas Muhammadiyah Purworejo